Tanpa lelah, 4 aksi Risma lawan teroris di Surabaya
Tanpa lelah, 4 aksi Risma lawan teroris di Surabaya
KLIK66 Tiga gereja dan Mapolresta di Surabaya porak poranda setelah teroris meledakkan bom bunuh diri pekan lalu. Korban berjatuhan akibat peristiwa berdarah tersebut, termasuk para pelaku.
Wali Kota Surabaya Tri Rismahrini pun resah. Risma yang tengah di luar negeri langsung pulang ke Surabaya usai mendengar kabar tersebut. Berikut aksi Risma saat kota yang dipimpinnya diteror;
1. Sambangi lokasi kejadian
Wali Kota Surabaya,
Tri Rismaharini langsung terjun ke lokasi kejadian setelah mendengar
adanya peledakan bom bunuh diri. Dari satu gereja ke gereja lainnya
Risma tak kenal lelah untuk datang ke lokasi.
Begitu pun saat keesokan harinya Mapolresta Surabaya juga dibom, Risma menyambangi tempat kejadian perkara. Risma datang dengan mengenakan baju putih. Dia dibonceng sebuah motor trail.
Begitu pun saat keesokan harinya Mapolresta Surabaya juga dibom, Risma menyambangi tempat kejadian perkara. Risma datang dengan mengenakan baju putih. Dia dibonceng sebuah motor trail.
2. Bertemu guru agama se- Surabaya
Dalam rangka melawan terorisme, Wali Kota Surabaya
Tri Rismaharini bertemu dengan Guru Agama se Kota Surabaya. Dia meminta
para guru mengajarkan anak-anak mengenai kehidupan di dunia, hubungan
dengan manusia, dan hubungan dengan Tuhan.
"Bantu anak-anak kita menjalani kehidupan sesuai dengan usianya. Jangan mudah dipecah belah. Kalau kita terpecah belah mudah sekali orang memprovokasi kita. Mari kita mengajarkan kepada anak-anak arti toleransi dan saling mengasihi serta menyayangi sesama," katanya di Surabaya dikutip dari Instagram Trirismahrini, Jumat (18/5).
"Bantu anak-anak kita menjalani kehidupan sesuai dengan usianya. Jangan mudah dipecah belah. Kalau kita terpecah belah mudah sekali orang memprovokasi kita. Mari kita mengajarkan kepada anak-anak arti toleransi dan saling mengasihi serta menyayangi sesama," katanya di Surabaya dikutip dari Instagram Trirismahrini, Jumat (18/5).
3. Bertemu dengan takmir masjid se- Surabaya
Wali Kota Surabaya,
Tri Rismaharini tak ingin kejadian peledakan bom bunuh diri terulang
kembali. Oleh karena itu, dia sibuk dengan beberapa kegiatan untuk
melawan terorisme.
Salah satunya bertemu dengan takmir masjid se-Surabaya. Mereka berdiskusi mengenai bagaimana mengantisipasi aksi teroris. "Kita tidak bisa membiarkan hal ini terus terjadi,mau berapa banyak lagi warga Surabaya yang jadi korban?, harapannya kalau ada kegiatan yang aneh - aneh, para takmir untuk segera melaporkan ke pihak terkait.
Mari kita jaga bersama Surabaya yang sangat kita cintai ini," ujar Risma di Surabaya dikutip dari Instagram Trirismahrini, Jumat (18/5).
Salah satunya bertemu dengan takmir masjid se-Surabaya. Mereka berdiskusi mengenai bagaimana mengantisipasi aksi teroris. "Kita tidak bisa membiarkan hal ini terus terjadi,mau berapa banyak lagi warga Surabaya yang jadi korban?, harapannya kalau ada kegiatan yang aneh - aneh, para takmir untuk segera melaporkan ke pihak terkait.
Mari kita jaga bersama Surabaya yang sangat kita cintai ini," ujar Risma di Surabaya dikutip dari Instagram Trirismahrini, Jumat (18/5).
4. Minta warga tak boleh kalah
Wali Kota Surabaya
Tri Rismaharini mengimbau warga Kota Pahlawan agar tidak menyerah dan
kalah dengan aksi teror berupa peledakan bom di beberapa lokasi. Dia
berpesan agar warga Surabaya tetap tenang dalam situasi saat ini sebab
semua jajaran dari pemerintah kota, Polres dan TNI sepakat untuk lebih
intens menjaga Surabaya baik dari sisi strategi baru sampai intensitas
keamanan.
"Kita tidak boleh menyerah dan kita tidak boleh kalah. Ingat kita punya Tuhan Yang Maha Kuasa," katanya Rabu (16/5).
"Kita tidak boleh menyerah dan kita tidak boleh kalah. Ingat kita punya Tuhan Yang Maha Kuasa," katanya Rabu (16/5).










No comments:
Post a Comment